Minggu, 23 Juni 2013

dunia saya :)

Orang yang bisa masuk ke kehidupanku itu orang-orang yang hebat
Aku tak pernah berusaha menutup kehidupanku. Tapi ada orang tertentu yang mengerti tentang kehidupanku.
Aku yang katanya terlalu serius, aku yang katanya ga bisa humor, aku yang katanya garing.
Tapi inilah aku. Aku ga pernah bisa jadi orang lain, aku ga bisa.
Aku yang selalu mencintai kehidupanku yang agak ga jelas ini. Aku yang selalu menciptakan kehidupanku sendiri.
Aku yang kadang ga pernah peduli dengan apa kata orang.
Aku yang selalu melukiskan kehidupanku. walaupun kadang abstrak dan ga tau apa maunya diri sendiri.
Yang katanya ada juga yang ga suka sama aku, karena aku cuek dan cara bicaraku.
Aku biasa kok, aku ga pernah merasa sempurna.
Aku yang bisa gila dan bisa memasukkan semua orang yang kusayangi ke duniaku yang random dan gila abis.
Aku yang selalu bisa senyum walaupun beban di otakku terlalu banyak.
Orang yang mudah ketawa.
Tapi, lagi-lagi ga semua orang bisa masuk kedunia ceria ku itu.
Ga banyak dan banyak yang ga mau, menjauh dan menganggap aku aneh.
Tapi, bukan hanya orang yang tak kenal aku yang menjauh bahkan yang sudah aku anggap orang hebat itulah yang berhenti menginjakkan kaki ke duniaku.
mungkin duniaku yang terlalu aneh ini yang buat mereka bosan atau memang tidak menarik. Entahlah.

Aku bisa memaafkan semuanya tanpa orang itu minta maaf
Aku moody, tapi 5menit kemudian kalo bisa aku meluk orang itu.
Aku masih suka melukis kisahku dikanvas putih.
Kanvas lama yang sudah terlukis ga pernah aku buang. Aku simpan
Karena setiap aku ingat dan aku lihat itu.
Ada yang mencambuk dan bilang "hidupmu harus berubah, lebih baik. walaupun kamu aneh walaupun sulit dimengerti tapi pertahankan apa yang buat dirimu sendiri nyaman"



Terima kasih untuk orang-orang hebat yang masih mau menginjakkan duniaku, terima kasih selalu bisa mengerti aku yang selalu serius ini, terima kasih karena selalu sayang dan mencintaiku

Always love and love you guys :*





Sabtu, 22 Juni 2013

:((((((((((

Akhir-akhir ini semua keluarga mulai mempertanyakan tentang kuliahku. Dan mulailah aku berpening-pening ria!
Aku tetap mau masuk Psikologi Unsri dan kemarin waktu daftar SBMPTN itu pilihan pertamaku.
Eeeeeehhh pas aku liat informasi tentang Psikologi Unsri ternyata ehhh ternyata kampusnya cuma ada dikampus utama! Iya di Indralaya!!!!!!!!!
Mampus sampe kapanpun ga akan dibolehin kuliah disana!!!
Mulai pusing dan galau setengah mati. Ini yang namanya galau. Iya ini galau akut namanya!!!!
Mulailah bingung, mulailah disuruh cari kampus swasta dan ikut ujian sana-sini.
Dan fix mereka akhirnya nyuruh aku ambil jurusan Akuntansi!!
Itu melenceng jauhhhhhhhhhhhhh dari jurusanku waktu SMA!!
Mulai aku makin pusing *seketika jatuh dari lantai 10 kemudian diremuk truk kemudian dikapsulin terus diminum* *apasik dep*
ga tau masih pusing, masih galau pokoknya pengen udahan ajaaaaa:((((((((((((

Senin, 10 Juni 2013

Saat Renta datang

Saat menyedihkan adalah mengetahui dan melihat orang yang merawat kita dari kecil sudah nampak tua dan renta.
Saat tongkat menjadi kakinya untuk melangkah mengantikan kakinya yang sudah minta untuk diistirahatkan.
Saat makanan yang masuk tidak berubah menjadi energi melainkan menjadi sesuatu yang tidak dapat dicerna baik oleh organ tubuhnya.
Saat dia tertawa tak lengkap lagi gigi-gigi penyangga rongga mulutnya.
Matanya yang sudah tidak awas
Telinga nya yang sudah tak mendengar dengan jelas.
Tapi segala nasehat masih mengalir dengan jelas untuk sang muda yang beranjak memasuki kehidupan yang sebenarnya.


Yang membuatku selalu sedih adalah kadang kehadiran dan kecerewetan mereka yang tak dapat kuterima.
Ya, tak pernah kupungkiri aku sering bahkan selalu membangkang padahal apa yang mereka keluarkan apa yang mereka lakukan semata-mata agar aku, yang sang muda ini dapat menghargai dan tak dibodoh-bodohin zaman.


Opungku, orang tergagah yang pernah menjadi TNI AURI.
Yang dulu gagah memegang senjatanya.
Yang selalu mengendong, mencium, merawatku dan mencurahkan segala kasih sayangnya kepadaku.
Saat ini seperti mereka yang sudah renta.
Kadang yang tak pernah kupercaya adalah secepat inikah usia berlalu?
Secepat inikah segala kegagahannnya berakhir?
Seharusnya dia masih bisa mengendongku kala kelainan darahku diambang batas normal.


Melihatnya tergolek lemah saat ini. yang bisa kulakukan hanyalah membantunya berdiri walaupun mungkin sulit dan senantiasa mendoakannnya supaya niatnya berangkat haji di 2017 nanti dapat terkabul.


Aaamiiinn


Kamis, 06 Juni 2013

Saat Jatuh Cinta

Jatuh cinta.
Siapa pun pasti merasakan jatuh cinta, bukan hanya manusia tapi hewan bahkan tumbuhan.
Setiap perjalanan hidup seseorang dihabiskan untuk 2 buah kata "jatuh cinta"
Jatuh cinta bukan hanya perihal tentang manusia, bahkan pada kerjaan, benda mati, benda hidup dan tentunya jatuh cinta pada sebuah komitmen untuk menjalani hidup ini. Menata hidupnya seelok rupa dan diselipkan bumbu-bumbu penghambat komitmen itu sendiri.
Saya termasuk orang yang susah jatuh cinta. Ya saya takut untuk jatuh cinta!
Saya susah membuka hati ketika saya sudah cinta pada satu orang.
Saya berkomitmen untuk mencintai satu orang untuk selamanya.
Tapi, ternyata memang hidup tidak selurus yang saya pikir selama ini.
Namanya saja jatuh cinta.
Saat saya telaah lagi ya jatuh cinta itu siap untuk jatuh atau cinta.
Ya jatuh cinta. Siap jatuh ketika kita berharap dia ikut mencintai kita padahal pada kenyataannya dia tidak bisa membalas perasaan itu.
Dan juga cinta kita harus siap jika memang perasaan itu dimiliki dia juga, orang yang diharapkan selama ini.


Ketika jatuh terabaikan oleh sang perasaan maha kuat bernama cinta. Saat itu hidup dimulai oleh kata perjuangan.
No, bukan hanya kata tapi aksi nyata.
Setiap orang ingin orang yang dia cintai bisa menjaga dan sama-sama berjuang untuk keutuhan hubungan itu.
Dan proses perjuangan itu yang selalu jadi penghargaan tertinggi dalam sebuah hubungan. Mereka yang mengerti arti perjuangan pasti tidak akan mudah goyah ketika angin meniupnya.

Tapi, saat itu semua goyah dan terlepas dari genggaman tangan.
Lagi-lagi yang disalahkan adalah "Jatuh Cinta"
Karena itulah awal dari segalanya, tapi semua itulah proses kehidupan.
Jika tak ingin kehilangan cinta. jangan mau jatuh cinta

Sesimple itukah?
Ya itulah pilihan. Memilih sebuah keputusan dan menerima segala resiko.
Itulah hidup :))