Minggu, 01 Desember 2013

Tuhan, adakah yang lebih menyakitkan dari ini?
Kenapa rasanya sakit sekali menerima kenyataan ini?
Kenapa tak engkau izinkan aku untuk berjumpa dengannya sekali saja sebelum dia benar-benar pergi?
Kenapa sesakit ini rasanya yaa Rabb :')
Susah sekali menerima kenyataan bahwa malaikat kecil itu sudah tiada?
Kenapa ada kanker didunia ini yaa Allah?
Kenapa harus dia yang menderita sampai akhirnya dia pergi begitu saja?

Ya Allah, masih kuingat jelas betapa semangatnya dia ketika kami mengajaknya untuk menggambar bersama, ketika dia begitu pintar melafazkan ayat-ayat pendek didalam Al-Qur'an, berdoa dengan suara kecilnya.
Masih dapatkah aku melihatnya kelak yaa Allah?
Kenapa aku tidak bisa langsung tabah menerima kenyataan ini?
Agni, kanker itu bodoh. Dia menang, dek. Tapi semangat kamu memenangkan segalanya

Tidur yang nyenyak yaa dek
kakak sayang Agni :')

Senin, 25 November 2013

Hai, Tuan

Hai Tuan yang diam-diam memperhatikan sepasang bola mataku.
Senyumanmu yang jarang kulihat, senyuman yang tak berani untukku tatap, senyuman teduh pembuat rasa nyaman yang entah darimana datangnya.
Kau datang seolah-olah musim telah berlalu, kau datang begitu manis.
Begitu mengesankan.
Sosokmu yang selalu berbicara seperlunya tapi tatapan matamu yang berbicara lebih banyak.
Aku terhenyak karena nya.
Aku nyaman berada disampingmu disaat kau berbicara serius disampingku sambil melihat bola mata yang kusembunyikan.
Aku takut kau mengetahui segala rasa ini, aku terlalu takut kau menyelidiki aku lebih dalam dari sepasang bola mataku.


Sialnya, aku mudah sekali terhipnotis oleh tindakan-tindakanmu itu.
Sialnya pula aku nyaman dengan adanya dirimu saat ini.


Wahai Tuan yang tak kusebutkan namamu.
Jika kau berkenan, aku ingin bicara.
Bicara berdua.
Jika berkenan kelak kau dapat menjagaku, menghormatiku sebagai wanitamu, mencintai tanpa menyentuh telapak tanganku, tetapi tetap mengelus lembut kepalaku.




Karena ku yakini, jika kau dapat menjagaku. Aku berdoa mati-matian agar kau yang terakhir dihidupku. Aku meminta dengan penuh kepada Tuhan.





Hai Tuan yang selalu memperhatikan sepasang bola mataku...
Hai kau yang selalu membuatku terbayang akan kata-kata singkatmu yang penuh misteri didalamnya
Kau, yang entah sejak kapan singgah disenyumanku setiap aku menceritakan sosokmu pada orang disekitarku
Kau yang begitu membuatku terhenyak akan sikap-sikap manismu yang tak pernah kumengerti mengapa kau lakukan itu padaku
Dan kau yang selalu menganggap aku hebat padahal aku tak sehebat itu
Kau begitu istimewa dimata dan dihatiku saat ini...

Terimakasih sudah hendak singgah disenyumanku, Tuan.......

Minggu, 24 November 2013

comeback! :D

Finally!! Leubahagia Palembang terbentuk jugaaaaa.
Belum bisa berbuat apa-apa sejauh ini tapi senengnya karena ternyata banyak yang merespon baiiiiiik.
Terima kasih untuk semua volunteer yang bersedia membuka hati dan berpartisipasi penuh atas semuanya. Tanpa kalian semua ini ga akan terbentuk!
Semoga kita bisa menjadi orang yang lebih menghargai kehidupan setelah ini. Menjadi pribadi yang hendakNya bersyukur atas karunia Allah. Dan kita bisa belajar kuat dari mereka-mereka pejuang cilik yang semangatnya tidak pernah luntur, punya cita-cita setinggi langit dan mampu tersenyum dalam rasa sakit.

Belum ada yang mampu diceritakan saat ini. Tapi akan ada waktunya setelah segala tindakan nyata kami akan kami ceritakan dalam lembar-lembaran blog ini.


Akan jadi luar biasa, Leupalembang<3
"Ketika yang lain mengeluh ingin mati. Mereka berteriak ingin sembuh"

Kamis, 26 September 2013

Terus memaksa segala sesuatunya yang diri sendiri saja tidak sanggup untuk menjalaninya.
Ya, aku yang selalu begitu..
Aku masih bilang "sanggup" padahal airmata sudah berbulir-bulir jatuh, yaa yang aku ingat saat itu adalah ketika aku harus bisa berdiri dan tegak dengan kakiku sendiri demi mereka semua yang berjuang mati-matian demi segalanya untukku.
Aku terkadang tak peduli dengan segala sesuatu kemungkinannya, tapi di sisi lain aku tau aku masih punya mereka.
Mereka yang selalu siap akan segala kemungkinan dan tidak pernah merasa direpotkan.
Aku lebih memilih mereka yang kujatuhi daripada orang lain yang dibelakang akan mengasihaniku dengan segala kekurangan ini.
Toma bilang "kau selalu memaksa untuk ga sakit padahal kau tau kalo kau sakit"
Ya, aku tau itu. Aku hanya ingin tidak ada kata-kata percuma yang keluar dari mulut mereka melihat keadaanku yang jarang stabil ini.
Aku hanya ingin mereka tau, aku mampu berdiri dan tegak dengan kakiku sendiri...

Minggu, 21 Juli 2013

sahabat

Pernah ga suka sama sahabat sendiri? Iya, sahabat dari jaman masih ingusan sampe udah bisa dandan.
Aku pernah sih, sampe jadian dan hanya bertahan 5 bulan, itupun putus nyambung.
Penyebabnya, ya ga cocok.
Walaupun ga cocok itu relatif sih.
Ya, cocok jadi sahabat ga cocok jadi pacar. Pas!
Itu sih alasannya.
Dan lagi-lagi aku jatuh cinta pada sahabat kecilku.
Sebenernya telat banget aku ngepost blog tentang ini, karena rasa suka itu perlahan memudar karena waktu dan tidak adanya kepastian.
Aku wanita biasa.
Aku ga pernah mau bilang tentang perasaanku pada orang yang kusuka, dan yang kuharapkan hanya dia mengerti dengan segala tanda-tanda yang ku berikan.
Ah, tapi yasudahlah.
Kayaknya memang sahabat ya untuk sahabat ga bisa untuk dijadikan pacar atau apapun itu. ya pure harus sahabatan!

Jumat, 19 Juli 2013

no body's perfect ;)

Pernahkah merasakan selalu disalahkan padahal kesalahan itu tidak 100% pure kesalahan diri kita sendiri?
Hal terfatal yang pernah saya lakukan justru membuat saya, dibenci banyak orang :))
Lagi-lagi itu karena mereka tidak mencoba untuk mengetahui apa masalahnya :))
Tapi, apa peduli saya kepada mereka sedangkan mereka saja tidak mengerti bagaimana perasaan saya dengan segala tuduhan itu. Allah knows who's best.

Saya belajar dari segalanya, mungkin sebaiknya saya introspeksi diri dari kejadian itu.
Saya belajar untuk tidak mudah menilai orang hanya dari sekali pandang, tanpa duduk berdua dan berbicara padanya.
Duduk dan berbicara lebih dari 2 kali dan harusnya lebih untuk mengetahui kepribadian orang itu.
Saya orang yang sulit membuka diri, ya memang.
Kecuali kepada orang yang mau dan mampu mendedikasikan hidupnya untuk mendengarkan cerita saya juga.
Dan dengan senang hati pula saya mendengarkan orang itu berbicara.

Tidak mudah menerima kekurangan orang lain.
Entah orang itu tidak nyambung diajak bicara atau cenderung emosian.
Tapi, disisi itu mereka pasti punya kelebihan yang amat sangat tidak bisa kita tebak.
Entah mereka begitu pengertian atau malah menghargai segala keputusan yang kita ambil atau juga dia penasehat yang ulung.
Lagi-lagi, ketika kita tak kenal dia kita akan berasumsi negetif tentang dirinya.

Intinya sih gini, makhluk ciptaan Allah itu semuanya sempurna.
Pemikirannya aja yang kadang ga sempurna, karena menurut asumsiku sih (akukan juga manusia) bahwa ada yang mencampuri masalah pemikiran yaitu hati. Karena hati memang kadang tidak bisa bohong.

Ah, jadi ga jelas gini isi blog ini. Tapi, intinya.
Kenali oarang terlebih dahulu baru boleh menilai orang itu :))

Kamis, 18 Juli 2013

miracle

Pernah mengalami peristiwa "Kita meminta apa, diberikan apa?"
Ini bukan ke sesama manusia. Tapi, dari Allah ke manusia.
Kesal dengan keadaan itu? Tentu.
Dan lagi-lagi saya mengalaminya.
Dari dahulu saya bercita-cita menjadi psikolog. Tentunya harus menjalani dan masuk kuliah jurusan psikologi.
Saya mencoba ikut test disalah satu perguruan tinggi negeri di kota saya.
Dan, zonk! saya gagal :')
Sebelum saya mengetahui saya akan gagal, saya mencoba mendaftarkan diri di universitas itu kembali dan dengan berani nya saya mengambil akuntansi :')
Itu pula satu-satunya jurusan yang disetujui oleh seluruh keluarga saya.
Saya menuruti kemauan mereka, karena saya yakin doa restu mereka ada dijurusan itu. Dan Insyaallah saya yakin kedepannya akan baik-baik saja.
Iya, saya mencoba optimis dengan itu semua, walaupun kedepannya belum tau.
Dan terpikir oleh saya pula, Allah tidak pernah memberikan semua harapan yang saya minta kepadanya. Tapi, dia selalu memberikan hal yang terbaik untuk sya.

Ketika saya ingin minta disehatkan selalu, saya malah diberikan sakit.
Saya ambil kesimpulan dari situ bahwa Allah ingin melihat sekuat apa saya menghadapi semuanya, apakah saya merasa putus asa atau malah bangkit dan selalu semangat.
Saya tau, Allah selalu mengabulkan semua permintaan hambanya jika itu memang yang terbaik dimataNya
Tapi dia tidak mengabulkan jika dimataNya itu bukanlah hal yang terbaik.

Allah selalu sayang sama hambanya, selalu.
Tapi, kadang manusia saja tak pernah mengucap syukur akan apa yang diberikan.
Bahkan ada yang putus asa karena itulah, tidak pernah mengucap syukur akan hidupnya.
Saya sendiri pernah seperti itu, tapi saya berulang kali mendapat pengalaman dari segala yang Allah kasih.
Kadang ketika ingat semua peristiwa itu saya merasa down, saya menyesali semuanya.
Tapi apakah dengan hanya menyesali tanpa berubah dan bersyukur itu bisa mengubah semuanya?
Saya rasa tidak, dan memang tidak.
Memperbaiki dan menjadi orang yang baru itu seharusnya.

Intinya, Allah sayang sama semua hambanya.
Dia juga tidak memilih siapa yang dapat keajaiban dari dia.
Semoga kita golongan orang-orang yang dipilih Allah untuk mendapat hal terbaik di dunia maupun di akhirat kelak :)))

Selasa, 16 Juli 2013

:))

Akhir-akhir ini selalu ada yang membuat hati semakin bertekad untuk jadi orang yang sukses.
Mungkin tidak bercita-cita menjadi pejabat atau pegawai negeri, tapi sukses menjadi orang yang bermanfaat untuk kehidupan orang lain khususnya anak kecil.
Oke, saya memang bukan orang yang mudah dekat dengan anak kecil. Dan mantan saya pun bilang saya tidak bisa dekat dengan anak kecil.
Oke oke saya akui itu...

Tapi, semakin kesini saya sadar bahwa sebenarnya ada hal penting tentang anak-anak yang serius.
Tentang sebuah nama bernama Kanker.

Oke ini serius, bahkan sangat serius daripada apapun.
Dengar namanya saja membuat saya enggan membayangkan bagaimana bila saya sendiri terkena penyakit itu, saya yang dewasa. Yang umurnya hampir menginjakkan 19 tahun ingin jauh-jauh dari penyakit itu.
Bagaimana anak-anak?
Ya Tuhan, saya tidak sampai hati memikirkannya.
Kenapa diberikan kepada mereka penyakit yang begitu berat di usia mereka yang harusnya tumbuh dan berkembang, sedang suka-sukanya main, sedang lucu-lucunya.
Kenapa diberikan beban seberat itu yaa Allah.
Kenapa ada penyakit itu ya Allah?
Saya tidak kuasa membayangkan rasa sakit yang begitunya, merengut senyum-senyum malaikat mereka
Memudarkan hasrat mereka untuk bermain karena merasakan sakit yang amat dalam.


Belum lagi kesadaran orangtua untuk memantau apakah anaknya terlihat sakit.
Belum lagi biaya untuk mendatangi dokter.
Dan ketika vonis itu terjadi, apakah langkah selanjutnya?
Bagaimana bila orangtua mereka tidak punya biaya.
Apalagi mereka yang tinggal diwilayah luar kota yang tidak punya rumah sakit lengkap sepert dikota.


Allah, tolong kabulkan doaku untuk membangun rumah singgah anak kanker untuk kota Palembangku.
Supaya saudara-saudaraku tidak kesulitan untuk beristirahat jika tidak ada waktu periksa ataupun kemoteraphi.
Supaya saling erat silaturahmi kami nantinya.
Supaya aku bisa membantu mereka, mereka adik-adik dan saudaraku.

Aamiiin :')

Senin, 01 Juli 2013

much

Ketika cinta hanya dapat berinteraksi dari indera pengucap tanpa bertatap pandangan.
Ketika penyambungnya hanya doa tanpa berjabat tangan dan hanya bertukar sukma.
Segala sesuatunya hanya tergambar dari banyaknya saling sapa melalui telepati alam.
Bertukar keindahan dan memuji dari banyaknya bicara.
Dan entah kapan semuanya berubah untuk bicara sambil menatap dan berjalan sambil berpegang tangan.


Segala sesuatu yang indah tidak datang secara instant.
Keindahan yang abadi yang entah kapan datangnya tetapi selalu dinanti sang pecinta.
Bagi sang pecinta, hanya dengan mendengar suaranya tanpa bertatap menjadi harga mutlak sebuah kebahagiaan.
Karena bagi sang pecinta.
Hidup tanpa suaranya bagaikan pagi tanpa embun

Minggu, 23 Juni 2013

dunia saya :)

Orang yang bisa masuk ke kehidupanku itu orang-orang yang hebat
Aku tak pernah berusaha menutup kehidupanku. Tapi ada orang tertentu yang mengerti tentang kehidupanku.
Aku yang katanya terlalu serius, aku yang katanya ga bisa humor, aku yang katanya garing.
Tapi inilah aku. Aku ga pernah bisa jadi orang lain, aku ga bisa.
Aku yang selalu mencintai kehidupanku yang agak ga jelas ini. Aku yang selalu menciptakan kehidupanku sendiri.
Aku yang kadang ga pernah peduli dengan apa kata orang.
Aku yang selalu melukiskan kehidupanku. walaupun kadang abstrak dan ga tau apa maunya diri sendiri.
Yang katanya ada juga yang ga suka sama aku, karena aku cuek dan cara bicaraku.
Aku biasa kok, aku ga pernah merasa sempurna.
Aku yang bisa gila dan bisa memasukkan semua orang yang kusayangi ke duniaku yang random dan gila abis.
Aku yang selalu bisa senyum walaupun beban di otakku terlalu banyak.
Orang yang mudah ketawa.
Tapi, lagi-lagi ga semua orang bisa masuk kedunia ceria ku itu.
Ga banyak dan banyak yang ga mau, menjauh dan menganggap aku aneh.
Tapi, bukan hanya orang yang tak kenal aku yang menjauh bahkan yang sudah aku anggap orang hebat itulah yang berhenti menginjakkan kaki ke duniaku.
mungkin duniaku yang terlalu aneh ini yang buat mereka bosan atau memang tidak menarik. Entahlah.

Aku bisa memaafkan semuanya tanpa orang itu minta maaf
Aku moody, tapi 5menit kemudian kalo bisa aku meluk orang itu.
Aku masih suka melukis kisahku dikanvas putih.
Kanvas lama yang sudah terlukis ga pernah aku buang. Aku simpan
Karena setiap aku ingat dan aku lihat itu.
Ada yang mencambuk dan bilang "hidupmu harus berubah, lebih baik. walaupun kamu aneh walaupun sulit dimengerti tapi pertahankan apa yang buat dirimu sendiri nyaman"



Terima kasih untuk orang-orang hebat yang masih mau menginjakkan duniaku, terima kasih selalu bisa mengerti aku yang selalu serius ini, terima kasih karena selalu sayang dan mencintaiku

Always love and love you guys :*





Sabtu, 22 Juni 2013

:((((((((((

Akhir-akhir ini semua keluarga mulai mempertanyakan tentang kuliahku. Dan mulailah aku berpening-pening ria!
Aku tetap mau masuk Psikologi Unsri dan kemarin waktu daftar SBMPTN itu pilihan pertamaku.
Eeeeeehhh pas aku liat informasi tentang Psikologi Unsri ternyata ehhh ternyata kampusnya cuma ada dikampus utama! Iya di Indralaya!!!!!!!!!
Mampus sampe kapanpun ga akan dibolehin kuliah disana!!!
Mulai pusing dan galau setengah mati. Ini yang namanya galau. Iya ini galau akut namanya!!!!
Mulailah bingung, mulailah disuruh cari kampus swasta dan ikut ujian sana-sini.
Dan fix mereka akhirnya nyuruh aku ambil jurusan Akuntansi!!
Itu melenceng jauhhhhhhhhhhhhh dari jurusanku waktu SMA!!
Mulai aku makin pusing *seketika jatuh dari lantai 10 kemudian diremuk truk kemudian dikapsulin terus diminum* *apasik dep*
ga tau masih pusing, masih galau pokoknya pengen udahan ajaaaaa:((((((((((((

Senin, 10 Juni 2013

Saat Renta datang

Saat menyedihkan adalah mengetahui dan melihat orang yang merawat kita dari kecil sudah nampak tua dan renta.
Saat tongkat menjadi kakinya untuk melangkah mengantikan kakinya yang sudah minta untuk diistirahatkan.
Saat makanan yang masuk tidak berubah menjadi energi melainkan menjadi sesuatu yang tidak dapat dicerna baik oleh organ tubuhnya.
Saat dia tertawa tak lengkap lagi gigi-gigi penyangga rongga mulutnya.
Matanya yang sudah tidak awas
Telinga nya yang sudah tak mendengar dengan jelas.
Tapi segala nasehat masih mengalir dengan jelas untuk sang muda yang beranjak memasuki kehidupan yang sebenarnya.


Yang membuatku selalu sedih adalah kadang kehadiran dan kecerewetan mereka yang tak dapat kuterima.
Ya, tak pernah kupungkiri aku sering bahkan selalu membangkang padahal apa yang mereka keluarkan apa yang mereka lakukan semata-mata agar aku, yang sang muda ini dapat menghargai dan tak dibodoh-bodohin zaman.


Opungku, orang tergagah yang pernah menjadi TNI AURI.
Yang dulu gagah memegang senjatanya.
Yang selalu mengendong, mencium, merawatku dan mencurahkan segala kasih sayangnya kepadaku.
Saat ini seperti mereka yang sudah renta.
Kadang yang tak pernah kupercaya adalah secepat inikah usia berlalu?
Secepat inikah segala kegagahannnya berakhir?
Seharusnya dia masih bisa mengendongku kala kelainan darahku diambang batas normal.


Melihatnya tergolek lemah saat ini. yang bisa kulakukan hanyalah membantunya berdiri walaupun mungkin sulit dan senantiasa mendoakannnya supaya niatnya berangkat haji di 2017 nanti dapat terkabul.


Aaamiiinn


Kamis, 06 Juni 2013

Saat Jatuh Cinta

Jatuh cinta.
Siapa pun pasti merasakan jatuh cinta, bukan hanya manusia tapi hewan bahkan tumbuhan.
Setiap perjalanan hidup seseorang dihabiskan untuk 2 buah kata "jatuh cinta"
Jatuh cinta bukan hanya perihal tentang manusia, bahkan pada kerjaan, benda mati, benda hidup dan tentunya jatuh cinta pada sebuah komitmen untuk menjalani hidup ini. Menata hidupnya seelok rupa dan diselipkan bumbu-bumbu penghambat komitmen itu sendiri.
Saya termasuk orang yang susah jatuh cinta. Ya saya takut untuk jatuh cinta!
Saya susah membuka hati ketika saya sudah cinta pada satu orang.
Saya berkomitmen untuk mencintai satu orang untuk selamanya.
Tapi, ternyata memang hidup tidak selurus yang saya pikir selama ini.
Namanya saja jatuh cinta.
Saat saya telaah lagi ya jatuh cinta itu siap untuk jatuh atau cinta.
Ya jatuh cinta. Siap jatuh ketika kita berharap dia ikut mencintai kita padahal pada kenyataannya dia tidak bisa membalas perasaan itu.
Dan juga cinta kita harus siap jika memang perasaan itu dimiliki dia juga, orang yang diharapkan selama ini.


Ketika jatuh terabaikan oleh sang perasaan maha kuat bernama cinta. Saat itu hidup dimulai oleh kata perjuangan.
No, bukan hanya kata tapi aksi nyata.
Setiap orang ingin orang yang dia cintai bisa menjaga dan sama-sama berjuang untuk keutuhan hubungan itu.
Dan proses perjuangan itu yang selalu jadi penghargaan tertinggi dalam sebuah hubungan. Mereka yang mengerti arti perjuangan pasti tidak akan mudah goyah ketika angin meniupnya.

Tapi, saat itu semua goyah dan terlepas dari genggaman tangan.
Lagi-lagi yang disalahkan adalah "Jatuh Cinta"
Karena itulah awal dari segalanya, tapi semua itulah proses kehidupan.
Jika tak ingin kehilangan cinta. jangan mau jatuh cinta

Sesimple itukah?
Ya itulah pilihan. Memilih sebuah keputusan dan menerima segala resiko.
Itulah hidup :))

Kamis, 23 Mei 2013

Ketika Waktu Menyapa

Ketika waktu berjalan begitu sangat cepat, yang disadari adalah usia. Sehari berjalan sangatlah cepat. Tersadar bahwa tiada yang berguna selain segala sesuatu yang diimpikan. Semua yang dititis dari bawah. Semua yang dipersiapkan dari masa lampau. Segala doa yang menyapa disetiap keinginan-keinginan sang empunya.

Waktu yang selalu berjalan tanpa diminta.
Waktu yang menyadarkan akan sebuah kehidupan
Waktu yang menyapa setiap usia yang datang
Waktu yang mendewasakan setiap keinginan
Waktu yang tanpa lelah berjalan
Waktu yang selalu ada setiapa saat
Waktu yang selalu ingin diulang
Dan Waktu milik dia, Yang punya hidup
Allah SWT

Minggu, 19 Mei 2013

Terima kasih :)

Entah harus memulai darimana, aku hanya teringat dengan kenangan kita yang begitu banyak. Tentang segala sesuatu yang hampir kita lalui bersama. Aku merasa belum mampu menata semuanya, tapi aku perlahan menata itu semua. Ini juga demi kebaikan kita :))
Aku tak mengingat dirimu lagi yang teringat hanya lah segala kenangan kita :))

Maaf, jika dulu aku selalu membuatmu kesal
Maaf, aku selalu merepotkanmu dalam segala hal
Maaf, aku terlalu mencampuri segala urusanmu
Maaf, aku selalu cerewet dengan segala hal
Maaf, aku selalu menasehatimu
Maaf, aku pernah membuatmu menangis dengan perpisahan kita
Maaf, aku selalu membuatmu malu karena sikapku yang suka cengengesan
Maaf, aku selalu berada disampingmu saat kau jenuh dengan aku
Maaf, untuk segala sesuatu tentangmu yang kadang hilang dari pandangan mataku
Maaf, aku mengecewakanmu disisa-sisa pertemuan kita
Maaf, menorehkan luka dijari tengah tangan kananmu
Maaf, aku pernah buatmu cemas dengan kesahatanku
Maaf, masakanku ga enak
Maaf, pernah buatmu marah
Dan maaf aku mencintaimu sampai sekarang


tapi........
Terima kasih untuk selalu sabar menghadapi aku
Terima kasih selalu ada untuk aku
Terima kasih selalu kasih kebahagiaan untuk aku
Terima kasih selalu kasih semangat ke aku
Terima kasih untuk senyummu yang tak pernah pudar untukku
Terima kasih sudah berusaha setia saat kita bersama
Terima kasih pelukkan, rangkulan, ciuman dipuncak kepala yang diberikan padaku
Terima kasih karena sudah menjagaku
Terima kasih karena sudah membuat mimpi-mimpi walaupun tak bisa diwujudkan kita berdua
Terima kasih sudah melindungi
Terima kasih pernah membuat aku merasa dicintai
Terima kasih untuk segala sesuatunya
Terima kasih untuk kamu yang masih terindah untukku sampai sekrang

Terima kasih :)



Rabu, 15 Mei 2013

Sisi lain dariku ;)

Haloo ngeblog lagi!!!!!!!!
Aaahh bingung mau cerita apa. Mungkin tentang diri sendiri aja dulu deh. Jadi gini ceritanya...........
Aku tuh orangnya instant apalagi soal penampilan. Seluruh orang yang dekat sama denganku semuanya tau tentang itu. Ini salah satu foto ke-Instant-an-ku
Ini foto waktu sekolahku ngadain perpisahan kakak kelas disekolah. Semua orang ngeliatin aku dari atas sampe kebawah. Entah apa yang salah-_- Aku cuma pengen jadi diri sendiri yang ga ikut-ikutan gaya orang lain. Aku juga nyaman dengan ke-instant-an aku ini.


Kadang mereka bilang."Coba berubah sih dep, jangan pake kaos mulu. Ngga bosen apa?"
Lagi-lagi aku bilang ga bosen. Aku nyaman senyaman nyamannya dengan pakaian dan sifatku yang jarang bahkan males merhatiin penampilan
Dan sampailah pada akhirnya, dimana saat anak muda *ceileh naksir-naksiran. Jadi aku naksir nih sama anak yang beda sekolah sama aku. Gitu deh, pedekate. Terus jalan bareng. Aku kan ga pernah pake baju dress gitu, jadi pas aku jalan sama dia aku pake baju ini

Eehhhhh besoknya beneran dah ini, tuh cowok kayaknya ilfil sama aku!!! Usut punya usut ternyata dia sukanya sama cewek feminim tulen asli :(
Padahal aku juga cewek tapi, aku memang ga suka pake baju yang terlalu perempuan:((

Oh ya aku juga ga pernah ngerasain rasanya berambut panjang, paling panjang itu sebahu udahnya aku gerah dan aku potong
Ini foto jadul -________________________________-
Pake baju kebesaran dari kartika ku tercinta
Bisa lihat gimana aku? Ahhhhhh cuek yang penting kece badehhhhh :D

Nah ini aku dengan rambut yang agak panjang


Aku juga paling seneng pake baju yang ga ngepas dibadan alias kedodoran. Entahlah, semua berdasarkan sama kenyamananku



Tapi, sekarang aku mulai bisa menjaga sikap dan memperbaiki diriku. Alhamdulillah dengan izin Allah aku sekarang berjilbab :))
Tapi, masih tetap pake sepatu converse kesayangan yang buluk sama si kantong doraemon alias tas punggung kemana pun aku pergi :))

Minggu, 12 Mei 2013

With Ayah :))

Malem ini curhatan khusus ke ayah :))
Assalamualaikum Ayah :)
Apakabarnya yah? Ayah udah sampai dimana sekarang? Semoga doa nuli dan fira sampai ya ke ayah.
Pokoknya kami berdua sayang sama ayah, ga tau gimana bilangnya pokoknya sayang banget* sama ayah:* {{}}
Yah, nuli mau cerita. Jadi kemarin jum'at nuli tidur dirumah. Soalnya sabtu nya nuli nemenin fira ke salon buat dandan dia ke perpisahan sekolah. Pagi banget abis subuh menuju salon dan tentunya dianter ibu. Ayah tau ga dia cantik banget nih nuli tunjukkin fotonya yang berdua sama nuli

Cantikkan yah? Nuli ngewakilin mata ayah untuk melihatnya. Ayah, apapun itu apapun yang terjadi didunia ini. Walau ayah tak melihat. Nuli akan merekamnya dan memberi tau ayah. Ilove you more ayah{{}}
Ini ada satu lagi foto sama ibu yah, betul-betul mereka sangatlah cantik, ayah.
Inilah mereka yah.
Pokoknya Nuli sayang kalian semuaaaaaaaaaaaa

Sabtu, 11 Mei 2013

Random XD

Ngeblog ajalah lebih asik ehehhe
Belum kenalan yah sama aku. Sebenernya nama aku tuh udah lengkap selengkap-lengkapnya tuh di bagian profil blog tapi yaudah kenalan lagi yuks :3
Nama lengkap dari lahir sampe sekarang itu ya tetap Depita Oktarinauli. Panggil dedep aja biar lebih akrab *halah*
kegiatan aku sekarang ga ada sih cuma dirumah sama les bahasa inggris. Insha Allah tahun ini mau ambil kuliah. Oh ya dirumah aku sekarang rajin ngeblog dan nyelesain tulisanku. Aku suka nulis, berencana ngasih hasil karyaku ke penerbit siapa tau bisa berbagi kisah kan sama penggila buku khususnya penggila novel seperti aku :D
Oya, aku paling susah nabung. Aku padahal punya uang lebih setiap bulannya, harusnya itu ditabung tapi aku lebih seneng pake uang itu untuk beli buku dan ada satu hal lagi tapi ga bisa dikasih tau disini :))
Aku ga betah liat uang itu ada didompet lama-lama. Aneh? Banget kan. Tapi, ya itulah aku. Ehehehe
Aku punya tujuan kok dari itu semua, aku cuma ga mau otakku mendek garagara membusuk dirumah.

Aku pengen cerita sedikit sih tentang tulisanku itu. Jadi dari SD tuh aku hobi banget buat puisi mungkin itu puisi udah sebuku tebel kali. Tapi, ga aku rawat dan sekarang ga tau dimana :( jejaknya aja ga keliatan lagi ;( tapi jujuran aku ga pernah berani publisin itu puisi. Entah kenapa padahal waktu itu ibu dukung banget. Tapi, asli buat hal yang begituan rasa pedeku mati!! SMP kelas 1 mulai buat cerita pendek. Dan masih tersimpan apik dibinder dengan kertas yang sudah menguning:')
Tapi asli beneran ga pengen dipublis rasanya.

Tapi semakin kesini kayaknya sayang banget aku punya banyak pengalaman dihidup dan ga dituangin dengan sedikit fantasi. Jadi fix aku putusin aku beneran pengen publis yang satu ini. Mudah-mudahan bisa diterima di penerbitnya :')

Senin, 06 Mei 2013

Tempat Kembali

Halooww aku ngeblog lagii ehehehe :D
Mudah-mudahan ga ada yang bosen ya baca tulisan aku. Walaupun aku amatiran dalam hal tulis menulis tapi aku suka, mungkin salah satu tempat yang paling enak diajak curhat ya blog ini ehehe:D
Balik ke topik sih aku pengen bahas bukan bahas tapi curhat tentang orang yang paling aku sayang didunia ini yaitu Keluarga ku.
Nggak dipungkiri semua orang pasti bilang keluarga itu mereka yang nggak pernah bosen liat tingkah memuakan kita, nggak pernah benci dengan segala dosa kita, selalu jadi tempat ngadu dan kembali saat kita benar-benar bosen sama kehidupan yang terkadang memuakan dan terlalu banyak kemunafikan, tempat menyimpan seluruh rahasia tanpa takut untuk terbongkar, tempat yang selalu menampung unek-unek tanpa takut mereka bosen untuk mendengarkan dan memberi saran dan tempat mencari restu dan ridho yang memang terbaik dan mereka semua yang akan menelan sendiri jika salah satu anggota keluarga melakukan kesalahan tanpa mau dan sudi membaginya dengan orang lain.


Hebat bukan mereka itu? Aku sendiri mempunyai keluarga yang utuh yang mencintai dan menyayangiku setulus hati, mereka memberiku kebahagiaan lahir batin yang tak pernah kudapatkan dari orang lain. Entah bodoh atau apa kalau aku pernah berpikir mereka tidak sepenuhnya mencintaiku padahal itu salah besar!
Tapi, seiring dengan waktu dan kedewasaan yang menguasai pikiranku. Semua asumsi itu sekarang berubah, aku lebih mengerti dan suatu saat nanti aku akan menjadi seperti mereka. Aku akan merasakan apa yang mereka rasakan kelak karena akan membesarkan dan merawat titipan Allah ini.

Segala kebaikan mereka akan aku ingat, segala pengorbanan mereka. Mulai dari mereka yang rela nganter aku pulang dan pergi sekolah, nemenin aku berobat, ngeluarin uang untuk biaya berobatku, meredakan setiap kelelahan dan keputusasaan saat aku lelah dengan seluruh pengobatan yang menguras airmata dan rasa sakit  yang Subhanallah ga bisa ditahan, tapi hebatnya mereka semua tidak lelah dengan itu semua.

Terimakasih untuk segala pelajaran hidup yang tek pernah usai diberikan padaku. Terimakasih untuk kasih sayang yang tak pernah usai. Maaf jika suatu hari kelak aku harus punya rumah sendiri dan menata semuany sendiri. Yang aku butuhkan hanya kalian. Semoga aku bisa berbakti pada kalian dan bakti itu bisa kubuktikan suatu saat kelak. Terimakasih keluargaku tercinta much love ♥♥♥♥

Kamis, 02 Mei 2013

Cinta Diam-Diam

Kau tahu, mencintaimu diam-diam itu mengasyikan!
Tanpa kau tahu, aku bisa memantaumu dan perhatian padamu, perhatian dengan diam-diam dan berdoa selalu untukmu.
Aku seperti benar-benar sedang jatuh cinta pada orang baru padahal tidak!
Orang itu tetap kau!
Orang yang bertahun-tahun kucinta.
Pernah kumiliki walaupun sekarang tak ada didalam genggaman tanganku lagi.
Orang yang menjadi alasanku untuk bertahan ditengah jalan sulit yang kulalui sendiri.
Orang yang selalu menjaga hatiku agar tak pindah ke orang lain.
Tapi sayang, aku tak dapat menjaga hatimu.



Tapi, ada hal yang perlu engkau tahu.
Aku menikmati cinta diam-diam ini.
Aku tak pernah berharap bisa memiliki dirimu seutuhnya (lagi)
Aku ingin orang lain yang akan menjagaku seutuhnya tanpa mau membagi hatinya pada orang lain yang bukan aku.
Aku juga ingin melihatmu bahagia bukan denganku tentunya, tapi orang lain yang pantas menjaga hatimu agar kau tak bisa berpindah hati pada yang lain.
Aku lakukan ini karena rasa cintaku yang besar terhadapmu.
Aku juga seperti diberitahu Allah bahwa aku harus melepasmu, meski tak harus melepas cintaku padamu.
Takdir kita memang tidak berjalan beriringan bersama, sayang.
Tapi, aku sudah tutup satu pintu.
Bahwa pintu itu sudah kukunci rapat dan tak ingin kubuka.
Tapi, aku tetap membuka pintu lain untuk Imamku kelak.
Merangkai semua yang halal bersamanya, kelak.
Aku tak ingin bergantung pada cintamu yang jelas bukan untukku.
Tapi, izinkan aku simpan rasa cinta ini.
Karena bagiku, hal yang paling indah adalah mengukir kenangan bersamamu.
Dan aku lakukan ini, semua ini.
Berusaha berhenti mengejar hatimu.
Karena cintaku pada Allah :)

Sabtu, 27 April 2013

:')



Akhir-akhir ini banyak berita mengejutkan. Entah aku yang merasa aneh atau ga. Semuanya tentang kematian! Ini salah satu takdir yang susah banget buat diikhlasin. Memang terlalu berat. Aku merasakan, ya Ayah. Pergi untuk selama-lamanya 14 tahun lalu. Awalnya aku gak ngerti tuh tentang itu. Tapi, setelah masuk sekolah dan melihat teman-temanku saat bagi rapot dan melihat mereka didampingi orangtuanya lengkap saat itu aku nangis dan lari ke aula. Itu kenangan paling menyakitkan sih. Balik lagi soal takdir kematian. Dua hari yang lalu kakekku yang di Lampung meninggal. Ceritanya nenekku bangunin dia buat sholat subuh, dia nepok-nepok pundak kakekku. Eh kakekku muntah 3 kali, terus dia jatuh pingsan L usut punya usut, ternyata kalo bangunin orang yang lagi tidur pulas itu jangan ngejut, soalnya bisa mecahin pembuluh darah di kepala, karena secara tidak langsung itu membuat yang dibangunin terkejut, sedangkan darah belum sepenuhnya ngalir (Ini sebenernya analisa aku sendiri ga tau bener  apa ga). Nah terus dibawa kerumah sakit dan ternyata bener, pembuluh darahnya pecah L dirawat 3 hari terus beliau meninggal L padahal sebabnya itu sepele banget.

Eh besoknya pas pagi-pagi buka twitter banyak yang buat TL kalau Ustadz Jeffry Al-Buchori meninggal:’( ga tau mau bilang apa sedih banget liat berita dia. Dan sebabnya dia meninggal juga sepeleL Allahuakbar sedihnya berlapis-lapis L
Ngga tau deh mau bilang apa. Banyak banget pelajaran dari situ, kalau apapun yang didunia ini titipan Allah termasuk nyawa. Siapa pun itu dengan cara apapun itu Allah pasti nunjukkin kebesarannya. Kalau kita semua punya bekal, pasti kita ga akan pernah takut dengan kematian karena kita punya bekal. Ibadah dan amalan di dunia pasti membantu kita. Tapi, itulah manusia dan akupun begitu mungkin berjuta-juta kesalahan yang pernah kulakukan. Tapi semoga apapun yang dilakukan didunia terutama kebaikan InsyaAllah dibalas sama  Allah dengan dimudahkan saat Sakaratul maut.

Jumat, 29 Maret 2013

:)

Banyak faktor yang buat aku bertekad ingin menjadi seorang penulis.
Oke aku memang tak berbakat membuat kata-kata yang puitis dan bermakna dalam seperti penulis yang sudah berpengalaman.
Oh ya salah satu kenapa aku ingin menjadi seorang penulis adalah ingin bertemu penulis yang hebat dan kocak namanyaaa....
Ah, gak mau bilang ah. Itu masih rahasia {}
Selain itu pengen ngumpulin uang biar bisa ke bromo dan ke medan.
Hehehe, aku tergila-gila dengan pesona Bromo karena keindahannya yang tiada terkira.
Kalau Medan, sahabatku disana semua. ahhh rindunya
Dan yang terakhir, ini terspesial untuk Keluargaku.
Aku hanya ingin mereka bahagia melihat prestasi ku kelak


Aamiiinn Ya Allah :))

Minggu, 24 Maret 2013

Catatan Kecilku

Mungkin kau tak tahu bahkan takkan tahu.
Aku sakit menghadapi semua ini sendirian tanpa ada yang membantuku. 
Aku tahu kau alasan untuk aku tetap disini sekarang.
Saat ini kau dihadapkan pada satu masalah dan itu kembali membuat hatiku tergores.
Kau tahu gimana sakitnya?
Aku terus pikirkan cara untuk tetap buatmu kembali seperti dulu.
Aku ada, aku selalu mendoakanmu dan melihatmu dari kejauhan.
Aku tatap walaupun tak tampak, aku dengar meski tak kau ucapkan.
Kau tahu apa itu artinya?
Aku tetap tahu bagaimana letak kebahagiaanmu.
Aku tahu sebenarnya kau tak bahagia tapi kau berpura-pura bahagia.
Itu alasan kenapa aku selalu takut menghilangkanmu dari pandangan mata dan hatiku.

Aku takut semua diluar kendaliku, aku takut tiba-tiba kau tak tampakdan pergi entah kemana.
Itu yang aku takutkan, kau menderita sendiri tanpa kau bagi padaku.
Itu alasan aku selalu ada untukmu , agar aku tahu aku masih bisa sakit walaupun tak berada disampingmu.
Aku bahagia melihatmu bahagia.
Tapi, saat ini aku tahu kau tak bahagia.

Aku tau karena sebab itulah aku jaga kau. 
Dan ternyata ada orang lain yang merusaknya.


Ya, aku seperti orang bodoh ketika menulis catatan ini di handphone ku. 
Airmata yang tak henti mengalir, ya itulah aku.
Aku sebenarnya tak berani mempublikasikan ini.
Tapi, entah kenapa ada keberanian di diriku untuk meletakkan ini di blog kecilku ini.
Tidak pernah berharap kejadian berapa tahun lalu terulang kembali
Yang kuharapkan hanyalah agar Allah selalu menjagamu dimanapun kau berada.
Aku tahu, Allah telah menyampaikan hal-hal kecil yang pernah aku rasakan padamu.
Karena sebenarnya rasa sayang ini itu sendiri penyampainya.

Aku selalu sayang kamu, seperti halnya batu yang telah di ukir.
Itulah kekuatan bernama cinta :))

Rabu, 13 Februari 2013

cita-cita

Dulu waktu masih bocah, tepatnya SD. Saya bercita-cita menjadi seorang dokter, hahaha klise yee. Ya begitulah, semua anak-anak didunia ini pasti pernah bercita-cita seperti saya. Apalagi saat SD tepatnya kelas 2-4 SD saya selalu ranking dikelas, dan dipilih sebagai dokter kecil. Tapi, harapan itu sirna ketika kelas 5 SD. Daya tahan tubuh saya mulai menurun, dari situ penyakit mulai mengerogoti kemampuan akademis saya. Dari situ juga saya mulai bolos sekolah untuk memeriksakan keadaan tubuh saya. Saat itu yang saya rasakan pusing dibagian kepala kanan, tulang yang ngilu,  sering biru-biru dibadan, kebas (kesemutan berat) dikaki dan tangan serta kaki dan tangan yang pucat. Masalah bukan itu saja yang datang, semua dokter sudah didatangi. mulai dari dokter umum, mata, tulang, sendi. tapi, hasilnya NIHIL! mulai dari cek darah, rontgen  sampai CT-Scan juga sudah dilakukan dan tetap NIHIL! Tapi, pada saat itu ditemukan tumor jinak di tangan kanan yang kalau tidak salah namanya HEMANGIOMA. Akhirnya saya dioperasi dan sembuh. Setelah hampir satu tahun berlalu, saya merasakan kembali sakit dan akhirnya dioperasi untuk kedua kalinya dan dari situ saya tak pernah lepas dari yang namanya obat .Dan juga saat itu sekolah saya sangat-sangat terlantar. Tapi, alhamdulillah saya lulus juga dari bangku SD :)

Tepat saat kenaikan kelas 2 SMP saya memutuskan untuk belajar mandiri dengan ikut tinggal bersama tante saya di medan. Di kota itu pula, tante saya membawa saya ke sebuah rumah sakit disana. Saat itu lagi-lagi saya harus mendapatkan perawatan dokter, karena sakit yang saya derita saat SD kembali kambuh. Dan Allah mengeluarkan kebesaran-NYA. Atas rekomendasi dokter bedah di rumah sakit itu, yang saya kira harus operasi tangan lagi. Beliau menyarankan saya untuk ke Dr. Rosita Sembiring yang notabene nya adalah dokter spesialis darah. Saat itu juga kami meluncur menuju ruang dokter itu yang ternyata dokter laboratorium dirumah sakit itu. Saya menceritakan apa saja keluhan yang saya alami. Dan dia menyuruh saya cek darah. Dari situlah diketahui saya menderita kelainan darah APS (Antyphospolypid Syndrome) atau kecendrungan darah mengental. Dan lagi-lagi saya dicekoki obat, oya sekedar informasi kadar kekentalan darah saya tidak pernah sampai 2-3 karena orang normal mempunyai kadar segitu. tetapi saya hanya sampai batas 1,89. Sebulan sekali saya harus mengecek keadaan darah saya, naik turun frekuensinya dan juga untuk menentukan dosis obatnya. Tapi itu semua gak menjadikan saya lemah. Tante gak hanya membawa saya kedokter, tapi dia juga membawa saya ke pengobatan tradisional tetapi tetap tak ada hasilnya.

saat ini saya sudah berada dikota saya lagi, palembang. 2 tahun yang lalu saya memutuskan kembali ke Palembang karena keadaan saya mulai anjlok lagi. sedangkan di medan, tante saya tidak banyak waktu untuk mengurusi saya. Sekembalinya dari medan, ibu kembali mengajak saya cek up kesebuah rumah sakit pemerintah di palembang. dan memang itulah, kelainan darah. dan lagi-lagi saya harus menjalani cek up rutin setiap 2 minggu sekali. Lagi-lagi untuk mengetahui kadarnya dan menentukan dosis obatnya. Bulan Maret 2011 saya mengeluh sakit diperut kanan, setelah di USG ternyata saya menderita usus buntu dan harus segera dioperasi karena mau pecah. Mulai dari situ hidup berubah. Daya imun tubuh saya turun drastis sehingga saya harus bolak-balik rumah sakit, saat itu saya kelas 3 SMA. Ujung dari segala ujung tingkat sekolah. Saya sering bolos karena balik cek up, masuk rumah sakit. Sampai pada puncaknya, kaki saya tak dapat menaiki tangga sekolah karena radang yang begitu hebat dan papa saya yang sudah Allah turunkan untuk saya, harus mengendong saya untuk naik dan turun tangga sekolah. Seketika saya menjadi manusia cengeng, menjadi manusia terlemah paling terlemah di hadapan Allah. Berbulan-bulan saya tidak masuk sekolah, sampai guru saya disekolah bosan didatangi ibu untuk meminta izin. hidup saya saat itu berat dan mendapat berbagai tekanan dari guru yang tak percaya dengan keadaan saya. saya hanya menyerahkan semuanya pada Allah karena sesungguhnya sanya dialah yang tau bagaimana saya saat itu. dokter juga mulai bosan melihat saya yang selalu cek up, ya dokter darah saya disini tidak se-care dokter darah syaa di medan.

Saat itu dokter menyarankan saya untuk memeriksakan kaki saya bagian bawah ke dokter jantung, saat itu ibu mencari berbagai informasi tentang biaya pemeriksaan itu, dan ternyata biayanya sangatlah besar ditambah lagi saya telah menghabiskan banyak biaya untuk pengobatan saya. Akhirnya ibu mendapatkan biaya pemeriksaan itu dan memang tante saya lah yang membiayai semuanya. Hari itu juga kami periksa, detelah dilakukan pemeriksaan ternyata darah saya mengalir sangat lambat dari mata kaki menuju ujung jempol makanya kaki saya sangat pucat dan dingin. Dokter dan ibu mengobrol, dan saya ingat pertanyaan dokter "mana ayahnya kok gak ikut?" ibu cerita dan bilang saya anak yatim. Dan subhanallah, sungguh diluar pikiran dokter itu bilang. "Ini saya bebasin biaya pemeriksaan ini, jadi ibu sama kamu bayar biaya administrasinya saja. kasihan ibu kamu sudah pontang-panting mencari uang untuk kesembuhan kamu". Saat itu aku melihat mata ibu menahan tangis, dan sampai detik ini wajah, nama, kebaikan dokter itu saya ingat dokter itu bernama dokter ferry usnizar. Saya search nama beliau di facebook ternyata temannya sudah 4ribu lebih, saat add beliau dan tenyata facebooknya penuh dengan permintaan pertemanan. sungguh luar biasa beliau itu, jasanya kepada banyak orang pasti selalu diingat.

saat itulah saya ingin menjadi dokter (kembali). ingin seperti beliau yang baik hati, tapi semuanya terasa tak mungkin.

Saat ini saya merasa kecil dibandingkan kebesaran-kebesaran Allah yang luar biasa saya dapatkan :)















Senin, 11 Februari 2013

my second home

Akhirnya sekarang bisa sedikit curhat ditempat ini. ya ya ya anggap saja blog ini sekarang sebagai tong sampah mengaspirasikan pikiran diotak. Gak berharap banyak sih, walaupun gak akan ada jawaban dari blog ini, tapi yakin deh gak bakalan pusing sendiri lagi. welcome my second home akkakakaka ;;)

Goo Goo Dolls

And I'd give up forever to touch you
Cuz I know that you feel me somehow
You're the closest to heaven that I'll ever be
And I don't want to go home right now

And all I can taste is this moment
And all I can breathe is your life
Cuz sooner or later it's over
I just don't want to miss you tonight

And I don't want the world to see me
Cuz I don't think that they'd understand
When everything's made to be broken
I just want you to know who I am

And you can't fight the tears that ain't coming
Or the moment of truth in your lies
When everything feels like the movies
Yeah, you'd bleed just to know you're alive

And I don't want the world to see me
Cuz I don't think that they'd understand
When everything's made to be broken
I just want you to know who I am

And I don't want the world to see me
Cuz I don't think that they'd understand
When everything's made to be broken
I just want you to know who I am

And I don't want the world to see me
Cuz I don't think that they'd understand
When everything's made to be broken
I just want you to know who I am

I just want you to know who I am
I just want you to know who I am
I just want you to know who I am