Kamis, 18 Juli 2013

miracle

Pernah mengalami peristiwa "Kita meminta apa, diberikan apa?"
Ini bukan ke sesama manusia. Tapi, dari Allah ke manusia.
Kesal dengan keadaan itu? Tentu.
Dan lagi-lagi saya mengalaminya.
Dari dahulu saya bercita-cita menjadi psikolog. Tentunya harus menjalani dan masuk kuliah jurusan psikologi.
Saya mencoba ikut test disalah satu perguruan tinggi negeri di kota saya.
Dan, zonk! saya gagal :')
Sebelum saya mengetahui saya akan gagal, saya mencoba mendaftarkan diri di universitas itu kembali dan dengan berani nya saya mengambil akuntansi :')
Itu pula satu-satunya jurusan yang disetujui oleh seluruh keluarga saya.
Saya menuruti kemauan mereka, karena saya yakin doa restu mereka ada dijurusan itu. Dan Insyaallah saya yakin kedepannya akan baik-baik saja.
Iya, saya mencoba optimis dengan itu semua, walaupun kedepannya belum tau.
Dan terpikir oleh saya pula, Allah tidak pernah memberikan semua harapan yang saya minta kepadanya. Tapi, dia selalu memberikan hal yang terbaik untuk sya.

Ketika saya ingin minta disehatkan selalu, saya malah diberikan sakit.
Saya ambil kesimpulan dari situ bahwa Allah ingin melihat sekuat apa saya menghadapi semuanya, apakah saya merasa putus asa atau malah bangkit dan selalu semangat.
Saya tau, Allah selalu mengabulkan semua permintaan hambanya jika itu memang yang terbaik dimataNya
Tapi dia tidak mengabulkan jika dimataNya itu bukanlah hal yang terbaik.

Allah selalu sayang sama hambanya, selalu.
Tapi, kadang manusia saja tak pernah mengucap syukur akan apa yang diberikan.
Bahkan ada yang putus asa karena itulah, tidak pernah mengucap syukur akan hidupnya.
Saya sendiri pernah seperti itu, tapi saya berulang kali mendapat pengalaman dari segala yang Allah kasih.
Kadang ketika ingat semua peristiwa itu saya merasa down, saya menyesali semuanya.
Tapi apakah dengan hanya menyesali tanpa berubah dan bersyukur itu bisa mengubah semuanya?
Saya rasa tidak, dan memang tidak.
Memperbaiki dan menjadi orang yang baru itu seharusnya.

Intinya, Allah sayang sama semua hambanya.
Dia juga tidak memilih siapa yang dapat keajaiban dari dia.
Semoga kita golongan orang-orang yang dipilih Allah untuk mendapat hal terbaik di dunia maupun di akhirat kelak :)))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar