Minggu, 16 Februari 2014

2014 masuk dan sudah mendapatkan moment-moment penting dan terindah sekaligus tak meng-enak-kan di 2013 kemaren, plus blog ini yang mulai banyak debunya karena sudah lama tak terjamah oleh sang empunya.

Kalau harus cerita semua yang terjadi di 2013 mungkin semuanya tak akan cukup untuk dituliskan disini. Tapi ada satu moment di (hampir) penghujung tahun yang benar-benar diluar perkiraan dan tak pernah disangka-sangka sepanjang hidup. Setelah membangun leubahagia Palembang terbitlah kisah tentang cinta.
Bukan cinta lokasi atau apalah ini. Tapi tentang perasaan yang tak dimengerti sampai pada akhirnya baru dimengerti ketika komunikasi dan pertemuan yang begitu intens. Tentang segala rasa yang lama terpendam dan tak pernah untuk yakin akan "happy ending". Akan segala rasa yang tak tau akan terungkap atau tetap terpedam sampai kami menemukan orang lain.
Tentang dia yang selalu menjadi prioritas utama saat dirasa semuanya jatuh dan tak ada yang mampu membangkitkan, tentang dia yang selalu ada saat semuanya menghilang, tentang perasaan aneh yang tiba-tiba datang ketika dia pura-pura menceritakan kehidupannya yang baru yang saat ini kusebut "cemburu" dan tentang dia yang selalu memenuhi segala pikiran dan rasa rindu yang seakan tak mau pergi
Tidak ada yang dilebih-lebihkan atas segala rasa ini. Tidak merasa terlambat akan segala sesuatu yang baru terungkap sekarang. Kami saling dan pernah dipertemukan oleh orang-orang yang menyia-nyiakan kami. Pernah berusaha membuat dunia kami runtuh dan ternyata Allah tau, sampai saat itulah kami merasa "terisi" dan saling mengisi. Tapi jauh sebelum itu, kami memang selalu saling mengisi. Segala rasa yang tanpa paksaan, yang mengalir begitu saja.
Ada kata lebih tinggi dari bahagia? Kenal, dekat, selalu diprioritaskan itu sangat membahagiakan. Bahkan dikenalkan pada "dunia" nya, dan "dunia" nya tau bahwa aku lah bintangnya.

Entah untuk saat ini, besok, lusa, minggu depan, bulan depan, tahun depan, atau selamanya. Yang selalu diinginkan adalah selalu ada untuk dia yang selalu ada dari dulu dan tak mencoba pergi sejengkalpun dari hidupku, selalu jadi kawan berantem-ngambekan-cekikikan, selalu jadi penawar saat badmood menyerang, selalu jadi yang terkhawatir setelah keluarga besar, dan selalu selalu selalu lainnya yang tak bisa disebutkan oleh kata-kata...


Untuk segala rasa sayang ini, segala rasa sayang yang tak bisa diungkapkan oleh kata-kata ini. Ilove you <3











Tidak ada komentar:

Posting Komentar