Tuhan, adakah yang lebih menyakitkan dari ini?
Kenapa rasanya sakit sekali menerima kenyataan ini?
Kenapa tak engkau izinkan aku untuk berjumpa dengannya sekali saja sebelum dia benar-benar pergi?
Kenapa sesakit ini rasanya yaa Rabb :')
Susah sekali menerima kenyataan bahwa malaikat kecil itu sudah tiada?
Kenapa ada kanker didunia ini yaa Allah?
Kenapa harus dia yang menderita sampai akhirnya dia pergi begitu saja?
Ya Allah, masih kuingat jelas betapa semangatnya dia ketika kami mengajaknya untuk menggambar bersama, ketika dia begitu pintar melafazkan ayat-ayat pendek didalam Al-Qur'an, berdoa dengan suara kecilnya.
Masih dapatkah aku melihatnya kelak yaa Allah?
Kenapa aku tidak bisa langsung tabah menerima kenyataan ini?
Agni, kanker itu bodoh. Dia menang, dek. Tapi semangat kamu memenangkan segalanya
Tidur yang nyenyak yaa dek
kakak sayang Agni :')
Kenapa rasanya sakit sekali menerima kenyataan ini?
Kenapa tak engkau izinkan aku untuk berjumpa dengannya sekali saja sebelum dia benar-benar pergi?
Kenapa sesakit ini rasanya yaa Rabb :')
Susah sekali menerima kenyataan bahwa malaikat kecil itu sudah tiada?
Kenapa ada kanker didunia ini yaa Allah?
Kenapa harus dia yang menderita sampai akhirnya dia pergi begitu saja?
Ya Allah, masih kuingat jelas betapa semangatnya dia ketika kami mengajaknya untuk menggambar bersama, ketika dia begitu pintar melafazkan ayat-ayat pendek didalam Al-Qur'an, berdoa dengan suara kecilnya.
Masih dapatkah aku melihatnya kelak yaa Allah?
Kenapa aku tidak bisa langsung tabah menerima kenyataan ini?
Agni, kanker itu bodoh. Dia menang, dek. Tapi semangat kamu memenangkan segalanya
Tidur yang nyenyak yaa dek
kakak sayang Agni :')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar